Selasa, Agustus 10, 2010

Aku Takkan Kembali

Tetesan keringat bukanlah air hujan

Darah bukan juga tetesan embun

Air mata biarlah tetap menjadi air mata

Biarkan dia jatuh bila itu harus terjatuh

 

Menangis tidak selamanya penuh airmata

Namun perasaan akan selalu terganggu (sedih/suka)

Luka tidak selamanya berdarah

Namun slalu berbekas

 

Berlayarlah sejauh mungkin sesuka hati mu

ku tak ingin menghentikan langkah mu

berlabuhlah  dimana kau sanggup

ku takkan menghalangi

Namun jangan paksa aku untuk slalu ada disana

Ku yakin, ada waktunya bagimu tuk kembali ke asal

 

Kau berkata “ kembalilah padaku”

Nada mu memelas, memohon tuk kesekian kalinya

“KEMBALILAH PADAKU”

 

Pandanglah dia, jadikanlah dia tetap tempat labuhan mu

Jangan abaikan dia yang slalu kau puja

Namun abaikan lah tempat ini meski kau kembali

SELAMANYA

 

Ku tak ingin kau hadir di hadapan ku

Ku tak ingin mengenang luka itu

Pergilah dan jangan kembali ke gerbang TAMAN ku

Tidak ada komentar: